Kita adalah Cinta

kita adalah cinta. maka bernyalilah tanggalkan ego. mati dalam sunyi, adalah cita-cita. agar setiap lamunan tak sia-sia. berikanlah makna pada setiap kaki melangkah, kan. ke belakang ataupun ke depan, ialah sebuah proses yang mesti kita lalui. jangan pernah ragu temui masa lalu, untuk. resaplah kedalaman perih. di sanalah bersemayam cinta. yang kita arungi di masa-masa…

Kontemplasi

Pada kedua mata ini Simpan rindu senyatanya Diberinya anugerah air jiwa Netes, membasahi lorong keakuan Kerap hadir, angkuh senyatanya Menghitamkan langit-langit kalbu Berlomba yang terdepan Jika perlu menjadi Tuhan Terlelap di tengah keramaian Bermain gula gula kebenaran Meracik dusta, mencerca sesama Kita lupa, ada untuk siapa Sejenak masuki ruang kontemplasi Merunduk mencari kepingan diri Berserak…

Hari Ini Sesegeralah Mungkin Menjelma Esok dan Esok Lagi lalu Esoknya lagi

Pernahkah kau merasakan hari yang karam? Matahari begitu kejam menyiksa. Senja tak kunjung datang. Hingga malam sangat lambat menutup hitam layar main kehidupan. Itulah hari ini. Ia tak berharap yang sama untuk esok esoknya. Ia tersungkur lesu di depan kamar perawatan intensif rumah sakit di sebuah kota Z. Sudah seminggu kedua orang tuanya berbaring tanpa…

titik balik

terasing dan terpasung kita hirup berjejal tragedi untuk berdiri dan bangkit kembali hidup tak sekadar berserak belenggu: hanya untuk dilawan

Sajak Sembilan Huruf

malam memudar aku titipkan pada angin terakhir sembilan huruf: p e n a n t i a n mungkin pun aku sudah lupa bagaimana merayakannya dan teguk rasa di dalamnya semilir hadir meletak patah yang ke berapa sekian selepas rembulan berjaga aku akan ada lagi masih di sudut tunggu yang tak beda : tentang tenggat,…

Berbaik Baik Saja

aku tak pernah percaya. tak dengan apa itu pahala tapi aku percaya, segala yang baik akan berbalas baik: entah dari mana kekuatan itu tuhan, begitu nyala kata itu dalam setiap wujud wicara hati ke hati tak tahu sampai tidak setiap rapalan pesan itu yang jelas itu senyata kukirimkan kepada pemilikku penghembus nyawa pada raga yang…

Maka Percaya dan Yakinlah dengan Kegundahanmu

percayalah, kita adalah kata kata, disimpan untuk masa depan bernafas dalam kubang cinta, meski bebatuan hujankan menyapih gundah gulana, gula gulali bertebarkan berpegangan erat pada satu tali ikatan, ragam warna yakinlah, bahwa esok tak lebih indah dari esoknya lagi karena kita tak akan sampai pada masa esok esok jika kita tak berpikir bahkan pikiranmu saja…

titik

hidup dan mati ganti berjaga pernah bersua, tidak pula, cinta dan benci terjadwal menyapa bertukar sela, iya tak perlu kau temukan apa yang tak mesti dipadu biarlah ia biar lalui tanda genggam makna

Korupsi Berjamaah Kian Lumrah?

Kapan ya kira-kira negara ini bebas korupsi? Pertanyaan sederhana itu terus kembali mencecar kendali pikir di otak saya. Api amarah menyala perlahan kemudian temui titik didih. Negara kita bukannya tidak bisa lepas dari belenggu korupsi. Berbagai upaya pemberantasan bukannya tidak dilakukan. Namun meremukkan sistem yang sudah mengakar ini adalah permasalahan yang tidak sederhana. Bung Hatta…

Tepat Waktu, Sebuah Pelajaran dari Ibu

Kalau ada penghargaan terhadap sosok yang paling tepat waktu, saya dengan seyakin-yakinnya akan menominasikan Ibu. Ya, Ibu adalah sosok panutan saya dalam menghargai sang waktu. Sejak kecil, Ibu sudah mengenalkan saya dan adik saya Ajeng untuk belajar mengelola waktu. Dan disiplin menjalankannya. Sejak kecil Ibu sudah terbiasa hidup teratur. Ibu memikul tanggung jawab untuk mengurus…